11/28/16

PARENTING - PUPUK ANAK-ANAK DENGAN KASIH SAYANG

Setelah Menikah mungkin semua berharap dapatnya keturunan, akan tetapi sudah siapkah kita untuk merawatnya? menjadi orangtua yang baik bisa jadi sangat sulit. Padahal tugas orangtua yang terpenting adalah bagaimana mendidik anak menjadi manusia yang berkarakter baik, bertauhid dan berakhlaq mulia.
Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah lah pahala yang besar. (QS. Al-Aanfal, 8 : 28)
Kita akan mempertanggungjawabkan semua yang kita lakukan kini di hari akhir kelak, termasuk bagaimana kita merawat dan membesarkan anak-anak kita. Oleh karena itu, memiliki anak dan mengasuhnya  merupakan tiket ke surga atau bahkan sebaliknya.
Sebagai orang tua, tentunya kita memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan anak, tidak ada alasan apapun untuk melalaikan tanggungjawab tersebut. Pilihan kita akan mempengaruhi kehidupan anak seumur hidupnya. Jadi hal ini merupakan amanah dari Allah, kita harus menyediakan lingkungan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan utama anak-anak yakni tumbuh kembang keimanan, tumbuh dalam kerangka pendidikan Islam hingga anak mencapai aqil baligh. Kita harus terlibat aktif untuk melahirkan generasi mu’min-muslim yang kuat. Untuk itu kita perlu berdoa, berikhtiar dan bertawakal agar dapat mencetak generasi penerus Islam dan penyebar Islam di seluruh penjuru dunia.
Orang tua merupakan guru pertama dan utama bagi anak yang sangat berpengaruh dalam membentuk kepribadian dan moral seorang anak. Fase awal kehidupan merupakan periode yang krusial untuk merawat mereka dengan mengenalkan eksistensi Allah SWT yang Esa, kebesaran-Nya, ciptaan-ciptaan-Nya, peraturan-peraturan-Nya, dan menanamkan rasa cinta pada Allah SWT. (Lihat QS. Luqman: 12-19)
Mengajarkan anak dengan mencontohkan perilaku orang tua sejak usia dini sangat penting agar mereka mengerti tujuan hidup, karena teladan inilah mereka akan merasa takut kepada Allah sehingga meningkatkan ketaatannya kepada Allah. Contoh sederhana, jika anak-anak akan atau telah melakukan sesuatu yang salah, ingatkan bahwa Allah Maha Melihat, Maha Mengetahui. Hal ini dapat diterapkan sejak dini untuk menanamkan keyakinan bahwa Allah SWT selalu ada dan melihat.
Jika kita menyadari betapa pentingnya hal ini untuk membimbing anak kita, maka kita harus mengetahui elemen penting kasih dan sayang dalam tumbuh kembang seorang anak.
Prof. Kevin Ryan, sebagai Professsor of Education juga turut mengungkap mengenai bagaimana cara orang tua dalam menumbuhkembangkan karakter yang baik bagi anak, di antaranya :
  • Menyadari bahwa tugas dan kewajiban sebagai orang tua adalah nomor satu. Orang tua yang baik akan secara sadar merencanakan dan memberikan waktu yang cukup untuk tugas keayah-bundaan (parenting)nya. Orang tua meletakkan agenda pendidikan karakter anak pada prioritas tertinggi.
  • Mengalokasikan waktu bersama anak-anak. Rencanakan bagaimana anda dapat mengikut-sertakan mereka dalam kehidupan sosial anda, dan leburkan diri anda kedalam kehidupan mereka.
  • Menjadi teladan yang baik bagi anak-anak. Manusia belajar melalui contoh yang ada di sekitar mereka. Menjadi contoh yang baik adalah pekerjaan terpenting yang harus anda lakukan. Anda adalah tokoh model yang sedang ditiru oleh anak-anak anda, entah itu perilaku baik ataupun buruk. Orang tua harus membantu anak untuk menumbuhkan perilaku moral yang baik melalui disiplin diri, kebiasaan baik, hormat dan santun, serta membantu orang lain. Pondasi dari pengembangan karakter adalah perilaku, yakni bagaimana mendorong mereka untuk berperilaku baik. Jangan mendidik karakter hanya dengan kata-kata saja.
  • Turut menjadi mata dan telinga mereka. Awasilah semua ide atau pesan-pesan yang sedang mempengaruhi anak-anak. Mereka ibarat spon kering yang cepat menyerap air. Kebanyakan yang mereka ambil adalah berkaitan dengan nilai-nilai moral dan karakter, mungkin dari buku-buku, lagu-lagu, televisi, dan film-film yang secara terus-menerus memberikan pesan (entah itu yang bermoral ataupun tidak) kepada anak-anak kita.
  • Mengunakan bahasa karakter. Anak-anak sulit mengembangkan pedoman moral kecuali orang tua menggunakan bahasa yang jelas dan lugas mengenai tingkah laku ‘mana yang baik’ dan ‘mana yang buruk’. Selalu jelaskan kepada mereka ‘mana yang boleh’ dan ‘mana yang tidak boleh’.
  • Memberikan hukuman dengan kasih sayang. Sekarang kata ‘hukuman’ mempunyai reputasi buruk, sehingga banyak orang tua yang memanjakan anak dengan cara yang salah dan mempunyai anak yang sulit diatur. Anak-anak memerlukan batas atau rambu-rambu. Kadang-kadang mereka melanggar batas. Hukuman yang mendidik adalah salah satu cara manusia untuk belajar. Anak-anak harus mengerti fungsi hukuman yang diterapkan berangkat dari cinta kasih orang tua. Namun hukuman tidak boleh diberikan secara berlebihan.
  • Belajar untuk sabar mendengarkan anak anda. Sangat penting bagi orang tua menjadi pendengar yang baik. Sesibuk apapun anda, sempatkanlah untuk mendengar dan menjawab pertanyaan anak-anak anda. Berbicara dengan mereka secara serius, bahwa apa yang dikatakannya penting dan menarik bagi anda. Hal ini akan membuat anak merasa dihargai, dan memberi pesan bahwa mereka itu adalah ‘hal yang penting’. Itu adalah cara yang ampuh untuk mengekspresikan rasa cinta anda.
  • Terlibat dengan kehidupan sekolah dan lingkungan mereka. Sekolah sebagai bagian kehidupan juga menentukan bagi anak-anak. Memilih lingkungan yang baik penting untuk mengisi pengalaman mereka mengenai masalah-masalah kesenangan, kesedihan, kemenangan, dan kekecewaan. Kemapuan mereka menghadapi dan menyelesaikan masalah-masalah tersebut, akan berpengaruh besar terhadap bagaimana mereka mampu menjalankan hidupnya kelak. Membantu mereka untuk menjadi murid yang baik adalah juga membantu mereka menumbuhkan karakter yang kokoh.
Mengajarkan, membimbing dan mengenalkan Dien/Agama pada anak-anak dengan lemah lembut, cinta dan kasih sayang, akan menjamin kelengkapan lingkungan islami dalam tumbuh kembang anak kita. Tujuan kita membesarkan anak adalah agar mereka mengerti dan menyadari bahwa tujuan hidup ini adalah untuk mengabdi kepada Allah SWT, sehingga dapat menghasilkan individu mu’min-muslim sejati.
Sangat penting kiranya bagi kita sebagai orang tua untuk selalu berdoa, memohon pertolongan Allah demi terjaganya keimanan dan ketakwaan diri kita serta anak-anak kita, hingga puncak kesuksesan akan tercapai di dunia dan di akhirat, orang tua dan anak-anak dapat meraih surga bersama. Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita, aamiin.
*** (Inspirator: Sabah Chaudry)



EmoticonEmoticon