MENGAPA MANUSIA TIDAK DIBERI KEMAMPUAN UNTUK MELIHAT JIN ?


Jin adalah makhluk alam ghaib yang bisa melihat kita, namun kita sendiri tidak bisa melihatnya dalam kondisi normal.

Alloh   berfirman:
“Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kalian dari suatu tempat yang kalian tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS. al-A’raf [7]: 27)

Imam asy-Syafi’i   berkata: 
“Barangsiapa yang mengakui mampu melihat jin(dalam wujud aslinya), maka persaksiannya tertolak.”
Namun bangsa jin mampu untuk menampakkan diri mereka kepada manusia dan dapat berubah bentuk dalam wujud manusia, atau makhluk lain yang biasa terlihat sebagaimana yang akan dibahas.

Apakah Golongan Jin Dihisab Pada Hari Kiamat?
Jin adalah makhluk yang berakal, mampu menyidik, mengetahui, belajar dan beradaptasi layaknya manusia. Dan mereka akan dihisab (dimintai pertanggungjawaban) atas amal perbuatannya. 

Alloh   berfirman:
“Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepada kalian rosul-rosul dari golongan kalian sendiri, yang menyampaikan kepada kalian ayat-ayat-Ku dan memberi peringatan kepada kalian terhadap pertemuan kalian pada hari ini? Mereka berkata: ‘Kami menjadi saksi atas diri kami sendiri, kehidupan dunia telah menipu mereka, dan mereka menjadi saksi atas diri mereka sendiri, bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir.” (QS. al-An’am [6]: 130)
Tentang kemampuan akal mereka, Alloh   berfirman:

“Katakanlah: ‘Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat sesuatu yang serupa al-Qur’an ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuatnya, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain.” (QS. al-Isra’ [17]: 88)

BACA JUGA : AYAT TENTANG PERNIKAHAN JIN DAN KETURUNANYA

Tidak ada komentar

Silahkan mengcopy-paste, menyebarkan, dan membagi isi blog selama masih menjaga amanah ilmiah dengan menyertakan sumbernya.

Salam : Admin K.A.

Diberdayakan oleh Blogger.